Bahasa Sunda-nya kata: 1. peninggalan sejarah; 2. bekas pacar, bekas suami atau istri; bahasa halus dari popotongan (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata 1. peninggalan sejarah; 2. bekas pacar, bekas suami atau istri; bahasa halus dari popotongan:
Bahasa Sunda-nya 1. peninggalan sejarah; 2. bekas pacar, bekas suami atau istri; bahasa halus dari popotongan: patilasan
1. bekas, mantan; bahasa halus dari urut; 2. menetak (misalnya dengan golok) sampai putus: tilas
meninggal dunia, mati: tilar dunya
meninggalkan: nilar
meninggalkan: tilar
rasa hati yang tidak bersih terhadap orang yang pernah menyakiti: nilam
alas, lapik: tilam
tekukur: tikukur
sakit-sakitan: tiktikbrek
memberi uang belanja sedikit demi sedikit (laki-laki) serta suka ikut campur urusan dapur: tiktikan
berjalan perlahan-lahan karena kurang tenaga atau menghemat tenaga: nikreuh
berjalan perlahan-lahan karena kurang tenaga atau menghemat tenaga: tikreuh
tenggorokan: tikoro
pisau lipat: peso tikel
1. melipat; 2. mengalikan (bilangan): nikel
1. melipat; 2. mengalikan (bilangan): tikel
1. tenggelam, karam; 2. menghilang (menjadi siluman, dsb.): tilem
juling: tileng
melipat: tilep
melipat: nilep
memandang, melihat: tilik
memandang, melihat: nilik
tiga: tilu
bertiga: tiluan
menimba: timba
menimba: nimba
perintah; bahasa halus dari parentah: timbalan
nasi yang dibungkus dengan daun pisang (digulung), sehingga berbentuk tabung: timbel
cemburu: timburu
dipukul, dsb: timpah
dipukul, dsb: ditimpah
meninggal dunia, mati: tilar dunya
meninggalkan: nilar
meninggalkan: tilar
rasa hati yang tidak bersih terhadap orang yang pernah menyakiti: nilam
alas, lapik: tilam
tekukur: tikukur
sakit-sakitan: tiktikbrek
memberi uang belanja sedikit demi sedikit (laki-laki) serta suka ikut campur urusan dapur: tiktikan
berjalan perlahan-lahan karena kurang tenaga atau menghemat tenaga: nikreuh
berjalan perlahan-lahan karena kurang tenaga atau menghemat tenaga: tikreuh
tenggorokan: tikoro
pisau lipat: peso tikel
1. melipat; 2. mengalikan (bilangan): nikel
1. melipat; 2. mengalikan (bilangan): tikel
1. tenggelam, karam; 2. menghilang (menjadi siluman, dsb.): tilem
juling: tileng
melipat: tilep
melipat: nilep
memandang, melihat: tilik
memandang, melihat: nilik
tiga: tilu
bertiga: tiluan
menimba: timba
menimba: nimba
perintah; bahasa halus dari parentah: timbalan
nasi yang dibungkus dengan daun pisang (digulung), sehingga berbentuk tabung: timbel
cemburu: timburu
dipukul, dsb: timpah
dipukul, dsb: ditimpah
