Bahasa Sunda-nya kata: karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran:
Bahasa Sunda-nya karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran: reh
/ rehna
/ rehing
1. pintu pekarangan, biasanya pintu besar; 2. kampung di belakang gedung kabupaten: regol
bergerigi: reregean
bergerigi: rege
ranting: regang
berjajar, berbaris: ngaredes
berjajar, berbaris: redes
tidak tertib, tidak beres (barisan, dsb): recol
terdengar banyak orang berbicara berbarengan dengan teman-temannya: recok
terdengar banyak yang bersuara seperti burung kecil atau anak-anak: recet
duit receh; uang kecil: receh
seribu: sarebu
ribu: rebu
membawa barang banyak dan bermacam-macam: rebo
1. tidak rata pinggirnya (barang); 2. tidak halus, sember (suara): rebek
terdengar suara banyak orang atau binatang: reang
karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran: rehna
karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran: rehing
1. sepi; 2. nakal, tidak lucu: rehe
tidak saling menegur, sedang berselisih: reheng
tidak saling menegur, sedang berselisih: pareheng
tertutup rapat: rekep
jari; bahasa halus dari ramo rembet: rema
merembet: ngarembet
remah: remeh
khawatir, waswas: rempan
bilangan untuk jae: rempang
1. teman; bahasa halus dari batur; 2. pembantu; bahasa halus dari bujang atau babu; 3. penganan atau lauk pauk; bahasa halus dari lalawuh atau deungeun sangu: rencang
menemani; bahasa halus dari babaturan: ngarencangan
tidak bisa sekaligus, harus berkali-kali: renced
berendeng, berdampingan: rendeng
bergerigi: reregean
bergerigi: rege
ranting: regang
berjajar, berbaris: ngaredes
berjajar, berbaris: redes
tidak tertib, tidak beres (barisan, dsb): recol
terdengar banyak orang berbicara berbarengan dengan teman-temannya: recok
terdengar banyak yang bersuara seperti burung kecil atau anak-anak: recet
duit receh; uang kecil: receh
seribu: sarebu
ribu: rebu
membawa barang banyak dan bermacam-macam: rebo
1. tidak rata pinggirnya (barang); 2. tidak halus, sember (suara): rebek
terdengar suara banyak orang atau binatang: reang
karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran: rehna
karena, lantaran; bahasa halus dari pedah atau lantaran: rehing
1. sepi; 2. nakal, tidak lucu: rehe
tidak saling menegur, sedang berselisih: reheng
tidak saling menegur, sedang berselisih: pareheng
tertutup rapat: rekep
jari; bahasa halus dari ramo rembet: rema
merembet: ngarembet
remah: remeh
khawatir, waswas: rempan
bilangan untuk jae: rempang
1. teman; bahasa halus dari batur; 2. pembantu; bahasa halus dari bujang atau babu; 3. penganan atau lauk pauk; bahasa halus dari lalawuh atau deungeun sangu: rencang
menemani; bahasa halus dari babaturan: ngarencangan
tidak bisa sekaligus, harus berkali-kali: renced
berendeng, berdampingan: rendeng
