Bahasa Sunda-nya kata: kata ganti orang ketiga (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata kata ganti orang ketiga:
Bahasa Sunda-nya kata ganti orang ketiga: manehna
tumbuh sendiri (tak ada yang menanam): jadi ku maneh
menyengsarakan diri sendiri: nyangsara maneh
bunuh diri: maehan maneh
1. kata ganti orang kedua; kamu, engkau; 2. diri, sendiri: maneh
duduk sambil membungkuk tanda menghormat: mando
1. mandiri; 2. sendiri: mandiri
mandi: mandi
ragu-ragu ketika akan bepergian, pergi atau jangan: mandeg mayong
mandek: mandeg
monyet yang paling besar dan paling kuat, kepala gerombolan monyet: monyet mandahna
monyet yang paling besar dan paling kuat, kepala gerombolan monyet: mandah
hidung mancung: irung mancung
hidung mancung: mancung
kecil namun bagus (bentuknya): mancrit
berani melawan (istri kepada suaminya): mancangah
kata ganti orang ketiga jamak: maraneh
kata ganti orang ketiga jamak: maranehna
tetap, tidak berubah: maneuh
parasit, benalu: mangandeuh
hidup seperti benalu: ngamangandeuh
1. baiklah, mau; bahasa halus dari heug atau daek; 2. kata antar halus untuk mengajak atau menyuruh: mangga
tangkai buah kelapa, salak, pinang, dsb: manggar
setangkai (buah kelapa, salak, pinang, dsb): samanggar
manggis: manggu
gagah perkasa, tak ada tandingannya: manggulang-mangguling
mengangguk atau menunduk sedikit tanda hormat: manggut
1. awas, hati-hati; 2. akibat: mangka
kata sambung menunjukkan bahwa ada hal yang lebih menyulitkan situasi sedang: mangkaning
bolos: mangkir
mangkuk: mangkok
menyengsarakan diri sendiri: nyangsara maneh
bunuh diri: maehan maneh
1. kata ganti orang kedua; kamu, engkau; 2. diri, sendiri: maneh
duduk sambil membungkuk tanda menghormat: mando
1. mandiri; 2. sendiri: mandiri
mandi: mandi
ragu-ragu ketika akan bepergian, pergi atau jangan: mandeg mayong
mandek: mandeg
monyet yang paling besar dan paling kuat, kepala gerombolan monyet: monyet mandahna
monyet yang paling besar dan paling kuat, kepala gerombolan monyet: mandah
hidung mancung: irung mancung
hidung mancung: mancung
kecil namun bagus (bentuknya): mancrit
berani melawan (istri kepada suaminya): mancangah
kata ganti orang ketiga jamak: maraneh
kata ganti orang ketiga jamak: maranehna
tetap, tidak berubah: maneuh
parasit, benalu: mangandeuh
hidup seperti benalu: ngamangandeuh
1. baiklah, mau; bahasa halus dari heug atau daek; 2. kata antar halus untuk mengajak atau menyuruh: mangga
tangkai buah kelapa, salak, pinang, dsb: manggar
setangkai (buah kelapa, salak, pinang, dsb): samanggar
manggis: manggu
gagah perkasa, tak ada tandingannya: manggulang-mangguling
mengangguk atau menunduk sedikit tanda hormat: manggut
1. awas, hati-hati; 2. akibat: mangka
kata sambung menunjukkan bahwa ada hal yang lebih menyulitkan situasi sedang: mangkaning
bolos: mangkir
mangkuk: mangkok
