Bahasa Sunda-nya kata: kebetulan (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata kebetulan:
Bahasa Sunda-nya kebetulan: kabeneran
/ pareng
1. benar, betul; 2. jujur, lurus; 3. cocok: bener
ketahuan kesalahannya: kabendon
marah; bahasa halus dari ambek: bendu
tidak saling menyapa karena masing-masing merasa tidak enak hati: bendeng
tampak perut (karena berpakaian tidak rapi): ngabendeleh
tampak perut (karena berpakaian tidak rapi): bendeleh
bicara tidak karuan seperti anak kecil: benclang-benclung
pecah berkeping-keping misalnya karena dibanting: bencar
lacur, mata keranjang: ngabencah
lacur, mata keranjang: bebencah
pecah; belah: bencah
membenahi, memberesi: bebenah
dibenahi, diberesi: dibenahan
dibenahi, diberesi: benah
1. tampak lemah lunglai; 2. lembek, tidak keras (gula aren): beloy
kebenaran: bebeneran
nakal dan pembangkang: bengal
sesak napas, asma: bengek
sembab; bengkak-bengkak (muka): bengep
menjadi tidak baik; putus hubungan: bengkah
bebat: bengker
bengkok; tidak tegak: bengkung
termenung (terdiam) seperti kehilangan akal karena heran, sedih, dsb: bengong
bengkung, seperti paruh burung betet: benguk
bengkak atau bincul pada dahi atau kepala: benjut
kenyang; bahasa kasar sekali untuk kata seubeuh: bentet
lentik: bentik
dilempar: bentur
dilempar: dibentur
atau merebes: berebes
ketahuan kesalahannya: kabendon
marah; bahasa halus dari ambek: bendu
tidak saling menyapa karena masing-masing merasa tidak enak hati: bendeng
tampak perut (karena berpakaian tidak rapi): ngabendeleh
tampak perut (karena berpakaian tidak rapi): bendeleh
bicara tidak karuan seperti anak kecil: benclang-benclung
pecah berkeping-keping misalnya karena dibanting: bencar
lacur, mata keranjang: ngabencah
lacur, mata keranjang: bebencah
pecah; belah: bencah
membenahi, memberesi: bebenah
dibenahi, diberesi: dibenahan
dibenahi, diberesi: benah
1. tampak lemah lunglai; 2. lembek, tidak keras (gula aren): beloy
kebenaran: bebeneran
nakal dan pembangkang: bengal
sesak napas, asma: bengek
sembab; bengkak-bengkak (muka): bengep
menjadi tidak baik; putus hubungan: bengkah
bebat: bengker
bengkok; tidak tegak: bengkung
termenung (terdiam) seperti kehilangan akal karena heran, sedih, dsb: bengong
bengkung, seperti paruh burung betet: benguk
bengkak atau bincul pada dahi atau kepala: benjut
kenyang; bahasa kasar sekali untuk kata seubeuh: bentet
lentik: bentik
dilempar: bentur
dilempar: dibentur
atau merebes: berebes
