Bahasa Sunda-nya kata: pantangan, larangan (berdasarkan adat dan kebiasan (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata pantangan, larangan (berdasarkan adat dan kebiasan:
Bahasa Sunda-nya pantangan, larangan (berdasarkan adat dan kebiasan: pamali
istri: pamajikan
menyelusuri: maluruh
menyelusuri: paluruh
belahan bambu yang dipupuh (untuk lantai rumah panggung, dsb.); pelupuh: palupuh
gila, sinting: palung
pilihan: paluk
peperanga: palugon
pelita: palita
narapidan: palisan
perhatikan; teu dipalire, tidak diperhatikan, tidak dihiraukan: palire
pelipis: palipisan
menggaruk-garuk dengan tidak sadar (sedang tidur: garo maling
digondol maling, dicuri: dipaling
kemalingan: kapalingan
mencuri-curi, sembunyi-sembunyi: maling-maling
paruh (ayam, burung): pamatuk
alangan, aral melintang; bahasa halus dari halangan: pambengan
mengharapkan imbalan: pambrih
mengharapkan imbalan: pamrih
laki-laki; bahasa halus dari lalaki: pameget
bagian keraton atau pendopo tempat menerima orang yang menghadap: pamengkang
wajah, muka; bahasa halus dari beungeut: pameunteu
minta diri; permisi akan pergi (berangkat, pulang): pamit
minta diri; permisi akan pergi (berangkat, pulang): pamitan
pemberian (bagi yang mengadakan kenduri) yang bukan uang, misalnya pisang, kayu bakar, dsb: pamoros
persyaratan (dari dukun) agar jampi-jampinya manjur: panajem
persyaratan (dari dukun) agar jampi-jampinya manjur: panajem jampe
punakawan: panakawan
tangan; bahasa halus dari leungeun: panangan
penasaran: panasaran
menyelusuri: maluruh
menyelusuri: paluruh
belahan bambu yang dipupuh (untuk lantai rumah panggung, dsb.); pelupuh: palupuh
gila, sinting: palung
pilihan: paluk
peperanga: palugon
pelita: palita
narapidan: palisan
perhatikan; teu dipalire, tidak diperhatikan, tidak dihiraukan: palire
pelipis: palipisan
menggaruk-garuk dengan tidak sadar (sedang tidur: garo maling
digondol maling, dicuri: dipaling
kemalingan: kapalingan
mencuri-curi, sembunyi-sembunyi: maling-maling
paruh (ayam, burung): pamatuk
alangan, aral melintang; bahasa halus dari halangan: pambengan
mengharapkan imbalan: pambrih
mengharapkan imbalan: pamrih
laki-laki; bahasa halus dari lalaki: pameget
bagian keraton atau pendopo tempat menerima orang yang menghadap: pamengkang
wajah, muka; bahasa halus dari beungeut: pameunteu
minta diri; permisi akan pergi (berangkat, pulang): pamit
minta diri; permisi akan pergi (berangkat, pulang): pamitan
pemberian (bagi yang mengadakan kenduri) yang bukan uang, misalnya pisang, kayu bakar, dsb: pamoros
persyaratan (dari dukun) agar jampi-jampinya manjur: panajem
persyaratan (dari dukun) agar jampi-jampinya manjur: panajem jampe
punakawan: panakawan
tangan; bahasa halus dari leungeun: panangan
penasaran: panasaran
