Bahasa Sunda-nya kata: pekerjaan yang ditunda atau tertunda (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata pekerjaan yang ditunda atau tertunda:
Bahasa Sunda-nya pekerjaan yang ditunda atau tertunda: hanca
dahaga: hanaang
sengaja melakukan perkara yang dilarang: ngahanakeun
sengaja melakukan perkara yang dilarang: hana
saling memaafkan: silihampura
memaafkan: ngahampura
memaafkan: hampura
tidak padat, banyak mengandung udara di dalamnya: hampos
empedu: hamperu
ampelas: hampelas
melecehkan, menghina: ngahampas
ampas: hampas
bebas, tidak terikat oleh pekerjaan atau urusan rumah tangga: hampang-himping
ungkapan gampang memukul: hampang leungeun
kencing, buang air kecil; bahasa halus untuk kiih: kahampangan
ringan: hampang
mulai menggarap pekerjaan: ngahanca
makanan, dsb. yang disisakan atau yang disediakan untuk orang lain: hancengan
1. rendah; 2. bawah: handap
lebih muda umurnya atau lebih rendah jabatannya, kelasnya, dsb: sahandapeun
gema, gaung: handaru
bergema, bergaung: handaruan
menyesal, kecewa: handeueul
hangat: haneut
menimbulkan suasana gembira, menyenangkan, tidak sepi: haneuteun
suam-suam kuku: haneut kuku
bau rambut atau kain terbakar: hangit
dekat pada waktu yang sudah ditentukan: hangkeut
menambah kegiatan karena sudah dekat pada waktu berlangsungnya sesuatu hal yang penting: ngahangkeutkeun
bau amis: hangru
bau pesing: hangseur
sengaja melakukan perkara yang dilarang: ngahanakeun
sengaja melakukan perkara yang dilarang: hana
saling memaafkan: silihampura
memaafkan: ngahampura
memaafkan: hampura
tidak padat, banyak mengandung udara di dalamnya: hampos
empedu: hamperu
ampelas: hampelas
melecehkan, menghina: ngahampas
ampas: hampas
bebas, tidak terikat oleh pekerjaan atau urusan rumah tangga: hampang-himping
ungkapan gampang memukul: hampang leungeun
kencing, buang air kecil; bahasa halus untuk kiih: kahampangan
ringan: hampang
mulai menggarap pekerjaan: ngahanca
makanan, dsb. yang disisakan atau yang disediakan untuk orang lain: hancengan
1. rendah; 2. bawah: handap
lebih muda umurnya atau lebih rendah jabatannya, kelasnya, dsb: sahandapeun
gema, gaung: handaru
bergema, bergaung: handaruan
menyesal, kecewa: handeueul
hangat: haneut
menimbulkan suasana gembira, menyenangkan, tidak sepi: haneuteun
suam-suam kuku: haneut kuku
bau rambut atau kain terbakar: hangit
dekat pada waktu yang sudah ditentukan: hangkeut
menambah kegiatan karena sudah dekat pada waktu berlangsungnya sesuatu hal yang penting: ngahangkeutkeun
bau amis: hangru
bau pesing: hangseur
