Bahasa Sunda-nya kata: pulang (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata pulang:
Bahasa Sunda-nya pulang: balik
membuang muka, melengo: ngabalieur
membuang muka, melengo: balieur
merasa tidak enak badan, karena flu atau pusing-pusing: balideg
berbicara tidak secara langsung atau terus terang; tapi sedikit demi sedikit, atau menggunakan kata-kata bersayap: malibir
berbicara tidak secara langsung atau terus terang; tapi sedikit demi sedikit, atau menggunakan kata-kata bersayap: balibir
tempat tinggal: balilahan
tanah air, tempat dilahirkan: bali geusan ngajadi
1. ari-ari; tembuni; plasenta; 2. tempat: bali
hukum karma, pembalasan Tuhan sebagai hukuman: wawales
membalas: males
bala: bales
1. merapatkan bibir, 2. bungkam; diam seribu bahasa: balem
tidak jelas ucapannya, sukar dimengerti, umpamanya anak-anak yang sedang belajar bicara: balelol
mulai mengenal cinta, namun masih malu-malu: baleg tampele
bukan orang baik-baik: jelema teu baleg
bolak-balik, pulang-pergi: bulak-balik
membalikkan badan; berbalik: malik
mati di medan perang atau di perantauan atau di negeri orang atau di tempat yang jauh: balik ngaran
insyaf: babalik pikir
menangis karena sakit hati: balilihan
menangis karena sakit hati: ceurik baliiihan
tidak tahu apa-apa karena bodoh; dungu: babilu
sangat bodoh: bodo balilu
belincong, blencong: balincong
belimbin: balingbing
belimbingan: babalingbingan
keliru, tertipu: balinger
keliru, tertipu: kabalinger
membereskan utang-piutang: balitungan
beliun: baliung
membuang muka, melengo: balieur
merasa tidak enak badan, karena flu atau pusing-pusing: balideg
berbicara tidak secara langsung atau terus terang; tapi sedikit demi sedikit, atau menggunakan kata-kata bersayap: malibir
berbicara tidak secara langsung atau terus terang; tapi sedikit demi sedikit, atau menggunakan kata-kata bersayap: balibir
tempat tinggal: balilahan
tanah air, tempat dilahirkan: bali geusan ngajadi
1. ari-ari; tembuni; plasenta; 2. tempat: bali
hukum karma, pembalasan Tuhan sebagai hukuman: wawales
membalas: males
bala: bales
1. merapatkan bibir, 2. bungkam; diam seribu bahasa: balem
tidak jelas ucapannya, sukar dimengerti, umpamanya anak-anak yang sedang belajar bicara: balelol
mulai mengenal cinta, namun masih malu-malu: baleg tampele
bukan orang baik-baik: jelema teu baleg
bolak-balik, pulang-pergi: bulak-balik
membalikkan badan; berbalik: malik
mati di medan perang atau di perantauan atau di negeri orang atau di tempat yang jauh: balik ngaran
insyaf: babalik pikir
menangis karena sakit hati: balilihan
menangis karena sakit hati: ceurik baliiihan
tidak tahu apa-apa karena bodoh; dungu: babilu
sangat bodoh: bodo balilu
belincong, blencong: balincong
belimbin: balingbing
belimbingan: babalingbingan
keliru, tertipu: balinger
keliru, tertipu: kabalinger
membereskan utang-piutang: balitungan
beliun: baliung
