Bahasa Sunda-nya kata: sarang (burung atau ayam) (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata sarang (burung atau ayam):
Bahasa Sunda-nya sarang (burung atau ayam): sayang
terganggu (suara): kasawur
terganggu (suara): sawur
jaring untuk menangkap burung di malam hari: sawey
salah satu upacara dalam pesta perkawinan atau khitanan yaitu menaburkan beras dicampur uang logam, dsb sambil melantunkan berbagai petuah buat di pengantin: nyawer
air hujan masuk ke beranda, dsb karena tertiup angin dari luar: sawer
dewasa: sawawa
surga: sawarga
melihat ke tempat yang jau: nyawang
melihat ke tempat yang jau: sawang
memarahi; bahasa halus dari nyarekan: nyauran
katanya, ujarnya; bahasa halus untuk omong atau cek: saur
puasa; bahasa halus untuk puasa: saum
memusuhi, tidak memberi muka manis: nyatru
musu: satru
hewan, binatang: sato
bersarang: nyayang
sedia; bahasa halus dari sedia: sayogi
suara air mengalir deras atau suara hujan tertiup angin: seah
mengguyur, membasahi: seblok
mati: seda
menyauk, me-nyedok: sedok
menyauk, me-nyedok: nyedok
dandang: seeng
habis; bahasa halus dari beak: seep
air mata; bahasa halus dari cipanon: seer
air mata; bahasa halus dari cipanon: ciseer
air mata; bahasa halus dari cipanon: cikaseer
menggigit sedikit pinggirnya: seget
menggigit sedikit pinggirnya: nyeget
menjorok, menyudu: segog
terganggu (suara): sawur
jaring untuk menangkap burung di malam hari: sawey
salah satu upacara dalam pesta perkawinan atau khitanan yaitu menaburkan beras dicampur uang logam, dsb sambil melantunkan berbagai petuah buat di pengantin: nyawer
air hujan masuk ke beranda, dsb karena tertiup angin dari luar: sawer
dewasa: sawawa
surga: sawarga
melihat ke tempat yang jau: nyawang
melihat ke tempat yang jau: sawang
memarahi; bahasa halus dari nyarekan: nyauran
katanya, ujarnya; bahasa halus untuk omong atau cek: saur
puasa; bahasa halus untuk puasa: saum
memusuhi, tidak memberi muka manis: nyatru
musu: satru
hewan, binatang: sato
bersarang: nyayang
sedia; bahasa halus dari sedia: sayogi
suara air mengalir deras atau suara hujan tertiup angin: seah
mengguyur, membasahi: seblok
mati: seda
menyauk, me-nyedok: sedok
menyauk, me-nyedok: nyedok
dandang: seeng
habis; bahasa halus dari beak: seep
air mata; bahasa halus dari cipanon: seer
air mata; bahasa halus dari cipanon: ciseer
air mata; bahasa halus dari cipanon: cikaseer
menggigit sedikit pinggirnya: seget
menggigit sedikit pinggirnya: nyeget
menjorok, menyudu: segog
