Bahasa Sunda-nya kata: sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena:
Bahasa Sunda-nya sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: mena
/ samemena
terdengar dari tempat yang jauh: melting
malas, tak mau bekerja: melid
menganga serta gelap di dalamnya (gua, dsb): melewong
mulai terbit matahari: meletek
hitam sekali, hitam pekat: meles
termenung sambil menundukkan kepala karena susah: melenguk
lihat melenghir: melengseng
terlihat samar-samar, tidak jelas: ngelemeng
terlihat samar-samar, tidak jelas: melengmeng
tercium ke tempat yang agak jauh bau makanan yang sedang digoreng atau dibakar: melenghir
terkejut, merasa kaget: melengek
lengah, tidak hati-hati: meleng
malas, sering tak masuk kerja: melencing
1. suram cahayanya (lampu); 2. arti kiasan: melempem
tercium bau busuk, ke mana-mana: meledos
sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: samemena
menemukan; bahasa halus untuk manggih: mendak
peringatan pada hari meninggalnya seseorang: mendak taun
bersila sambil duduk membungkuk: mendeko
menyalang, membelalak pertanda marah: mendelik
menyalang, membelalak pertanda marah: mundelik
perut besar, wanita hamil yang sudah bulannya melahirkan: mendeyang
mana: mendi
1. mendingan; 2. lebih baik: mending
mendung: mendung
memusatkan pikiran kepada Tuhan Yang Maha Esa: menekung
istirahat: menge atau minge
asma: mengi
mengkal: mengkel
lari atau maju kencang sekali, susah untuk dihentikannya: mengpeng
malas, tak mau bekerja: melid
menganga serta gelap di dalamnya (gua, dsb): melewong
mulai terbit matahari: meletek
hitam sekali, hitam pekat: meles
termenung sambil menundukkan kepala karena susah: melenguk
lihat melenghir: melengseng
terlihat samar-samar, tidak jelas: ngelemeng
terlihat samar-samar, tidak jelas: melengmeng
tercium ke tempat yang agak jauh bau makanan yang sedang digoreng atau dibakar: melenghir
terkejut, merasa kaget: melengek
lengah, tidak hati-hati: meleng
malas, sering tak masuk kerja: melencing
1. suram cahayanya (lampu); 2. arti kiasan: melempem
tercium bau busuk, ke mana-mana: meledos
sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: samemena
menemukan; bahasa halus untuk manggih: mendak
peringatan pada hari meninggalnya seseorang: mendak taun
bersila sambil duduk membungkuk: mendeko
menyalang, membelalak pertanda marah: mendelik
menyalang, membelalak pertanda marah: mundelik
perut besar, wanita hamil yang sudah bulannya melahirkan: mendeyang
mana: mendi
1. mendingan; 2. lebih baik: mending
mendung: mendung
memusatkan pikiran kepada Tuhan Yang Maha Esa: menekung
istirahat: menge atau minge
asma: mengi
mengkal: mengkel
lari atau maju kencang sekali, susah untuk dihentikannya: mengpeng
