Bahasa Sunda-nya kata: utara (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata utara:
Bahasa Sunda-nya utara: kaler
diciumi: dikalemoh
diciumi: kalemoh
segan (malas, susah) dalam melakukan pekerjaan, tidak sungguh-sungguh: kaleked
kelereng: kaleci
keledai: kalde
bersama, serta, dengan: kalayan
bersama, serta, dengan: kalawan
kelapa: kalapa
di-kelantang: dikalantang
di-kelantang: kalantang
sewaktu-waktu: kalan-kalan
lingkaran: kalang
daun kering: kalakay
kata antar untuk naik: kalacat
membongkar, merobohkan, mencopoti setiap bagian dari sebuah bangunan dsb: ngakat
1. tenang, tidak gugup; 2. tenggelam: kalem
pingsan: kalenger
tampak seperti mau padam (pelita yang tertiup angin atau hampir habis minyaknya): kalices
tampak seperti mau padam (pelita yang tertiup angin atau hampir habis minyaknya): kalucas-kalices
membuang muka; memalingkan muka: kalieus
sakit perut yang timbul ketika sesudah makan tergojlok, umpamanya berlari-lari: kalikiben
penyakit karena darah kotor seperti encok, sakit dengkul, bengkak-bengkak, dsb: kalingsir
keliru: kaliru
manisan: kalua
mengubur (mayat): kaluat
mengubur (mayat): ngaluat
tali yang dicocokkan ke hidung kerbau: kaluhan
kesal atau tidak kerasan karena keadaan yang tidak berubah serta tidak menyenangkan: kaluman
keguguran (kandungan): kaluron
petai cina: kamalandingan
diciumi: kalemoh
segan (malas, susah) dalam melakukan pekerjaan, tidak sungguh-sungguh: kaleked
kelereng: kaleci
keledai: kalde
bersama, serta, dengan: kalayan
bersama, serta, dengan: kalawan
kelapa: kalapa
di-kelantang: dikalantang
di-kelantang: kalantang
sewaktu-waktu: kalan-kalan
lingkaran: kalang
daun kering: kalakay
kata antar untuk naik: kalacat
membongkar, merobohkan, mencopoti setiap bagian dari sebuah bangunan dsb: ngakat
1. tenang, tidak gugup; 2. tenggelam: kalem
pingsan: kalenger
tampak seperti mau padam (pelita yang tertiup angin atau hampir habis minyaknya): kalices
tampak seperti mau padam (pelita yang tertiup angin atau hampir habis minyaknya): kalucas-kalices
membuang muka; memalingkan muka: kalieus
sakit perut yang timbul ketika sesudah makan tergojlok, umpamanya berlari-lari: kalikiben
penyakit karena darah kotor seperti encok, sakit dengkul, bengkak-bengkak, dsb: kalingsir
keliru: kaliru
manisan: kalua
mengubur (mayat): kaluat
mengubur (mayat): ngaluat
tali yang dicocokkan ke hidung kerbau: kaluhan
kesal atau tidak kerasan karena keadaan yang tidak berubah serta tidak menyenangkan: kaluman
keguguran (kandungan): kaluron
petai cina: kamalandingan
