Bahasa Sunda-nya kata: malas, sering tak masuk kerja (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata malas, sering tak masuk kerja:
Bahasa Sunda-nya malas, sering tak masuk kerja: melencing
1. suram cahayanya (lampu); 2. arti kiasan: melempem
tercium bau busuk, ke mana-mana: meledos
tercium ke mana-mana; wanginya menyebar ke mana-mana: meleber
kuatir: melang
jauh (besar) sekali perbedaannya: jauh mela-melu
jauh (besar) sekali perbedaannya: mela-melu
perkembangan: kamekaran
1. mekar; 2. arti kiasan berkembang: mekar
1. susah buang air besar; 2. disentri: mejen
1. tidak berbunyi, tidak meledak (petasan, dsb); 2. tidak ada kemajuan (usaha): meje
mulia, unggul: megah
1. tumpul (pisau, golok dsb); 2. busung (perut): medu
kental; sobat medok, sahabat kental, teman akrab: medok
sangat kikir: medit
jengkel, mendongkol: medenghel
lengah, tidak hati-hati: meleng
terkejut, merasa kaget: melengek
tercium ke tempat yang agak jauh bau makanan yang sedang digoreng atau dibakar: melenghir
terlihat samar-samar, tidak jelas: melengmeng
terlihat samar-samar, tidak jelas: ngelemeng
lihat melenghir: melengseng
termenung sambil menundukkan kepala karena susah: melenguk
hitam sekali, hitam pekat: meles
mulai terbit matahari: meletek
menganga serta gelap di dalamnya (gua, dsb): melewong
malas, tak mau bekerja: melid
terdengar dari tempat yang jauh: melting
sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: mena
sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: samemena
menemukan; bahasa halus untuk manggih: mendak
tercium bau busuk, ke mana-mana: meledos
tercium ke mana-mana; wanginya menyebar ke mana-mana: meleber
kuatir: melang
jauh (besar) sekali perbedaannya: jauh mela-melu
jauh (besar) sekali perbedaannya: mela-melu
perkembangan: kamekaran
1. mekar; 2. arti kiasan berkembang: mekar
1. susah buang air besar; 2. disentri: mejen
1. tidak berbunyi, tidak meledak (petasan, dsb); 2. tidak ada kemajuan (usaha): meje
mulia, unggul: megah
1. tumpul (pisau, golok dsb); 2. busung (perut): medu
kental; sobat medok, sahabat kental, teman akrab: medok
sangat kikir: medit
jengkel, mendongkol: medenghel
lengah, tidak hati-hati: meleng
terkejut, merasa kaget: melengek
tercium ke tempat yang agak jauh bau makanan yang sedang digoreng atau dibakar: melenghir
terlihat samar-samar, tidak jelas: melengmeng
terlihat samar-samar, tidak jelas: ngelemeng
lihat melenghir: melengseng
termenung sambil menundukkan kepala karena susah: melenguk
hitam sekali, hitam pekat: meles
mulai terbit matahari: meletek
menganga serta gelap di dalamnya (gua, dsb): melewong
malas, tak mau bekerja: melid
terdengar dari tempat yang jauh: melting
sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: mena
sesuka hati, seenaknya, karena tak ada yang menghalangi; semena-mena: samemena
menemukan; bahasa halus untuk manggih: mendak
