Bahasa Indonesia-nya kata: ten (Bahasa Sunda)
Berikut terjemahan dari kata ten:
Bahasa Indonesia-nya kata ten: tidak
henteu:
tidak
ngahenang-ngahening: senang hati, tak ada yang harus dipikirkan atau tak ada yang mengganggu
hening: senang hati, tak ada yang harus dipikirkan atau tak ada yang mengganggu
ngaheneng: diam dan membungkam
heneng: diam dan membungkam
arak-arakan: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
pawai: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
helaran: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
helar: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
hemar-hemir: merasa agak takut atau risih
man: kata antar untuk menyuruh berjalan di depan
ngahelas: merasa iba melihat penderitaan orang lain
helas: merasa iba melihat penderitaan orang lain
ngahelaran: sengaja melewati orang yang dicintai dengan harapan dapat bertemu dengannya
ngahelang: terbang tertiup angin (topi, dsb)
heuay: menguap
heubeul: lama
heueuh: ya, benar; bahasa kasar sekali untuk mengiyakan
heujeun: mengejan
igaheujeun: mengejan
heula: 1. dahulu; 2. cepat, depan, muka
paheula-heula: saling mendahului
heuleut: selang, antara dua waktu
heuleut-heuleutan: kadang-kadang, tidak menentu
heumbat: mengangkat akan dibacokkan atau dipukulkan
ngaheumbat: mengangkat akan dibacokkan atau dipukulkan
heumheum: atau heungheum, di-heungheum
heumpik: menindih dengan badan
ngaheumpikan: menindih dengan badan
heuneu: memukui atau membacok sekuat tenaga
ngahenang-ngahening: senang hati, tak ada yang harus dipikirkan atau tak ada yang mengganggu
hening: senang hati, tak ada yang harus dipikirkan atau tak ada yang mengganggu
ngaheneng: diam dan membungkam
heneng: diam dan membungkam
arak-arakan: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
pawai: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
helaran: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
helar: mengarak pengantin atau anak yang dikhitan
hemar-hemir: merasa agak takut atau risih
man: kata antar untuk menyuruh berjalan di depan
ngahelas: merasa iba melihat penderitaan orang lain
helas: merasa iba melihat penderitaan orang lain
ngahelaran: sengaja melewati orang yang dicintai dengan harapan dapat bertemu dengannya
ngahelang: terbang tertiup angin (topi, dsb)
heuay: menguap
heubeul: lama
heueuh: ya, benar; bahasa kasar sekali untuk mengiyakan
heujeun: mengejan
igaheujeun: mengejan
heula: 1. dahulu; 2. cepat, depan, muka
paheula-heula: saling mendahului
heuleut: selang, antara dua waktu
heuleut-heuleutan: kadang-kadang, tidak menentu
heumbat: mengangkat akan dibacokkan atau dipukulkan
ngaheumbat: mengangkat akan dibacokkan atau dipukulkan
heumheum: atau heungheum, di-heungheum
heumpik: menindih dengan badan
ngaheumpikan: menindih dengan badan
heuneu: memukui atau membacok sekuat tenaga
Contoh Kalimat:
selalu bertengkar = tansah pecoh
Kantenan we = tentu; bahasa halus dari puguh saja, biar saja
Benten benten = beda; bahasa halus dari beda beda; bahasa halus dari beda
kerecek kenteng = hujan rintik-rintik serta lama tanda kutip
kinten kinten = kira; bahasa halus untuk kira kira; bahasa halus untuk kira
kinten keun = kira; bahasa halus untuk kira mengangkat alat akan dipukulkan atau dibacokkan
Ijen jajaten = satu lawan satu, duel kepintaran, kekuatan lahir batin; ngadu jajaten, saling mengadu kepandaian atau kekuatan
Legok tapak genteng kadek = berlubang (tanah, dsb.) bekas tangan, kaki, dsb 1. sempit, genting; 2. hampir putus; 3. ramping membacok
Imah loteng = rumah tingkat (rumah, bangunan)
nyeri peteng = 1. sakit, nyeri; 2. penyakit gelap
selalu bertengkar = tansah pecoh
Kantenan we = tentu; bahasa halus dari puguh saja, biar saja
Benten benten = beda; bahasa halus dari beda beda; bahasa halus dari beda
kerecek kenteng = hujan rintik-rintik serta lama tanda kutip
kinten kinten = kira; bahasa halus untuk kira kira; bahasa halus untuk kira
kinten keun = kira; bahasa halus untuk kira mengangkat alat akan dipukulkan atau dibacokkan
Ijen jajaten = satu lawan satu, duel kepintaran, kekuatan lahir batin; ngadu jajaten, saling mengadu kepandaian atau kekuatan
Legok tapak genteng kadek = berlubang (tanah, dsb.) bekas tangan, kaki, dsb 1. sempit, genting; 2. hampir putus; 3. ramping membacok
Imah loteng = rumah tingkat (rumah, bangunan)
nyeri peteng = 1. sakit, nyeri; 2. penyakit gelap
