Bahasa Sunda-nya kata: menyuruh; bahasa halus dari nitah (Bahasa Indonesia)
Berikut terjemahan dari kata menyuruh; bahasa halus dari nitah:
Bahasa Sunda-nya menyuruh; bahasa halus dari nitah: piwarang
/ miwarang
dijepit lehernya (dalam perkelahian, misalnya): dipiting
dijepit lehernya (dalam perkelahian, misalnya): piting
tikungan tajam: mites
patah: pites
bekas cedera yang tak berambut di kepala: pitak
tidak mau tidur bersama (pengantin, dsb.), karena salah seorang di antaranya tidak cinta: pista
piring kecil: pisin
tidak merasa (bersalah) sama sekali: teu pisan-pisan
amat, sangat: pisan
menyalakan api di perapian dengan kayu bakar: mirun seuneu
menyalakan api di perapian dengan kayu bakar: pirun
memberi contoh buruk: mirucaan
memberi contoh buruk: piruca
keluarga: piri-umpi
diiringi: dipirig
menyuruh; bahasa halus dari nitah: miwarang
kata antar untuk pergi lama serta tak ada kabar beritanya: pleng
kata antar untuk tak ada yang menghalangi: plong
kata antar untuk barang atau buah berjatuhan dari pohonnya: plak-plik-pluk
melepaskan barang kecil dengan kuku atau ujung jari, misalnya biji jagung dari tongkolnya: pocel
melepaskan barang kecil dengan kuku atau ujung jari, misalnya biji jagung dari tongkolnya: mocel
melepaskan barang kecil dengan kuku atau ujung jari, misalnya biji jagung dari tongkolnya: mocelan
dipecat, diberhentikan dengan tidak hormat: pocot
dipecat, diberhentikan dengan tidak hormat: dipocot
mati, mampus; bahasa kasar sekali dari paeh: podar
mati, mampus; bahasa kasar sekali dari paeh: modar
berak; bahasa kasar sekali dari ngising: podol
berak; bahasa kasar sekali dari ngising: modol
berjemur, menjemur diri: moe maneh
jemuran (tempat menjemur): pamoean
dijepit lehernya (dalam perkelahian, misalnya): piting
tikungan tajam: mites
patah: pites
bekas cedera yang tak berambut di kepala: pitak
tidak mau tidur bersama (pengantin, dsb.), karena salah seorang di antaranya tidak cinta: pista
piring kecil: pisin
tidak merasa (bersalah) sama sekali: teu pisan-pisan
amat, sangat: pisan
menyalakan api di perapian dengan kayu bakar: mirun seuneu
menyalakan api di perapian dengan kayu bakar: pirun
memberi contoh buruk: mirucaan
memberi contoh buruk: piruca
keluarga: piri-umpi
diiringi: dipirig
menyuruh; bahasa halus dari nitah: miwarang
kata antar untuk pergi lama serta tak ada kabar beritanya: pleng
kata antar untuk tak ada yang menghalangi: plong
kata antar untuk barang atau buah berjatuhan dari pohonnya: plak-plik-pluk
melepaskan barang kecil dengan kuku atau ujung jari, misalnya biji jagung dari tongkolnya: pocel
melepaskan barang kecil dengan kuku atau ujung jari, misalnya biji jagung dari tongkolnya: mocel
melepaskan barang kecil dengan kuku atau ujung jari, misalnya biji jagung dari tongkolnya: mocelan
dipecat, diberhentikan dengan tidak hormat: pocot
dipecat, diberhentikan dengan tidak hormat: dipocot
mati, mampus; bahasa kasar sekali dari paeh: podar
mati, mampus; bahasa kasar sekali dari paeh: modar
berak; bahasa kasar sekali dari ngising: podol
berak; bahasa kasar sekali dari ngising: modol
berjemur, menjemur diri: moe maneh
jemuran (tempat menjemur): pamoean
