Bahasa Indonesia-nya kata: can (Bahasa Sunda)
Berikut terjemahan dari kata can:
Bahasa Indonesia-nya kata can: 1. belum (dalam arti menunjukkan keadaan belum terjadi), 2. kata penegas
cak-acakan:
kacau balau, acak-acakan
ngacak: mengerjakan sesuatu tidak menuruti aturan, akibatnya menjadi kacau
cak: mengerjakan sesuatu tidak menuruti aturan, akibatnya menjadi kacau
ngacay: mengiler, ngiler
cay: iler
bus: masuk, misalnya ke dalam rumah
bur-aburan: pergi jauh sambil berpindah-pindah; buron
diabur: dibiarkan mencari makanan sendiri (binatang ternak)
bur: dibiarkan mencari makanan sendiri (binatang ternak)
abrul-abrulan: berjalan bersama-sama tak tentu arah dan tujuan
brulan: rombongan yang pergi atau datang bersama-sama
ngabrul: keluar atau pergi bersama-sama
brul: keluar atau pergi bersama-sama
abrug-abrugan: tidak mau diam sambil meronta-ronta
brug: tidak mau diam sambil meronta-ronta
ced: asal lemas menjadi keras
ngaced: asal lemas menjadi keras
ucad-aced: berjalan seperti orang yang memakai kain ketat
acer-ngacer: memancar seperti air kencing
ceuk: panggilan untuk kakak wanita atau wanita yang lebih tua usianya, perubahan dari kata lanceuk
don: melakukan sesuatu di tempat orang lain
ngadon: melakukan sesuatu di tempat orang lain
dor: atau
ngador: atau
udar-ador: bepergian ke tempat jauh tanpa tujuan yang pasti
ngadu kaleci: main kelereng
ngadu langlayangan: main layang-layang
du: 1. maen; 2. berjudi; 3. menyambung; 4. pacuan
ngadu: 1. maen; 2. berjudi; 3. menyambung; 4. pacuan
ngadu hayam: menyabung ayam
ngacak: mengerjakan sesuatu tidak menuruti aturan, akibatnya menjadi kacau
cak: mengerjakan sesuatu tidak menuruti aturan, akibatnya menjadi kacau
ngacay: mengiler, ngiler
cay: iler
bus: masuk, misalnya ke dalam rumah
bur-aburan: pergi jauh sambil berpindah-pindah; buron
diabur: dibiarkan mencari makanan sendiri (binatang ternak)
bur: dibiarkan mencari makanan sendiri (binatang ternak)
abrul-abrulan: berjalan bersama-sama tak tentu arah dan tujuan
brulan: rombongan yang pergi atau datang bersama-sama
ngabrul: keluar atau pergi bersama-sama
brul: keluar atau pergi bersama-sama
abrug-abrugan: tidak mau diam sambil meronta-ronta
brug: tidak mau diam sambil meronta-ronta
ced: asal lemas menjadi keras
ngaced: asal lemas menjadi keras
ucad-aced: berjalan seperti orang yang memakai kain ketat
acer-ngacer: memancar seperti air kencing
ceuk: panggilan untuk kakak wanita atau wanita yang lebih tua usianya, perubahan dari kata lanceuk
don: melakukan sesuatu di tempat orang lain
ngadon: melakukan sesuatu di tempat orang lain
dor: atau
ngador: atau
udar-ador: bepergian ke tempat jauh tanpa tujuan yang pasti
ngadu kaleci: main kelereng
ngadu langlayangan: main layang-layang
du: 1. maen; 2. berjudi; 3. menyambung; 4. pacuan
ngadu: 1. maen; 2. berjudi; 3. menyambung; 4. pacuan
ngadu hayam: menyabung ayam
Contoh Kalimat:
Cangkeng nyeri = pinggang 1. sakit, nyeri; 2. penyakit
Peucang sato pinter = kancil hewan, binatang pintar, pandai
Aya peucang meuntas = ada kancil menyeberang
Peucang keuna ku leugeut = kancil kena 1. kata depan getah yang amat lekat, seperti getah; menggetah
kamu lebih cantik = ilaing punjul sundari
Tambah cantik = eniboh sundari
Tulak cangkeng = selak, kayu untuk menahan (menutup) pintu supaya tidak bisa dibuka dari luar; palang pintu pinggang
Can tiasa sare = 1. belum (dalam arti menunjukkan keadaan belum terjadi), 2. kata penegas bisa, dapat; bahasa sedang dari bisa tidur
Can nimu = 1. belum (dalam arti menunjukkan keadaan belum terjadi), 2. kata penegas menemukan, mendapat
Henteu acan = tidak belum
Cangkeng nyeri = pinggang 1. sakit, nyeri; 2. penyakit
Peucang sato pinter = kancil hewan, binatang pintar, pandai
Aya peucang meuntas = ada kancil menyeberang
Peucang keuna ku leugeut = kancil kena 1. kata depan getah yang amat lekat, seperti getah; menggetah
kamu lebih cantik = ilaing punjul sundari
Tambah cantik = eniboh sundari
Tulak cangkeng = selak, kayu untuk menahan (menutup) pintu supaya tidak bisa dibuka dari luar; palang pintu pinggang
Can tiasa sare = 1. belum (dalam arti menunjukkan keadaan belum terjadi), 2. kata penegas bisa, dapat; bahasa sedang dari bisa tidur
Can nimu = 1. belum (dalam arti menunjukkan keadaan belum terjadi), 2. kata penegas menemukan, mendapat
Henteu acan = tidak belum
